Koin Dinasti Song Utara Era Yuanfu (311)

Deskripsi

Koin ini merupakan tinggalan dari Kekaisaran Tiongkok, tepatnya dibuat pada masa Dinasti Song Utara (960 M – 1126 M), dan biasa disebut picis atau kepeng. Berbentuk bulat pipih, terdapat lubang (hao) berbentuk persegi pada bagian tengah, serta berbahan campuran besi dan perunggu.

Dalam dunia numismatik, koin ini bertipe Yuanfu Tongbao berdasarkan inskripsi 4 legenda (bergaya seal script) di bagian depannya: 元 (Yuán), 符 (), 通 (Tōng) 寶 (Bǎo), dibaca searah jarum jam, dari atas ke kanan, bawah lalu ke kiri, yang memiliki makna Harta/mata uang beredar era Yuan Fu”. Di samping itu, bagian belakang (pien) dari koin ini tidak memuat informasi apa pun.

Detail Koleksi

K.05.311.R.S/INV.2025

7 November 2025

MM.NMS.2025.311

7 November 2025

Koin kuno Yuanfu Tongbao diedarkan pada masa Dinasti Song Utara (960 M – 1126 M), diproduksi sekitar tahun 1098-1100 di bawah Kaisar Zhezong (宋哲宗)—memerintah dari 1085-1100. Era Yuanfu merupakan era ketiga dari Kaisar Zhezong menjelang akhir pemerintahannya. Meskipun sangat pendek (hanya dua tahun), era ini mencerminkan ketegangan politik antara faksi reformis dan konservatif, serta transisi menuju pemerintahan Kaisar Huizong. Oleh karenanya, cetakan koin ini relatif langka dan penting untuk dokumentasi transisi politik akhir abad ke-11 M pada Kekaisaran Tiongkok.

Beberapa mint regional yang diketahui mencetak koin ini antara lain Baoquan, Guanghui, dan Qichun, dengan berbagai  variasi kecil dalam gaya karakter dan logam. Selain itu, berdasarkan informasi dari web Numista (1 Cash – Yuanfu (Tongbao; Seal script; iron) – Empire of China – Numista), aksara yang digunakan pada koin ini adalah Mandarin tradisional dengan gaya kaligrafi materai atau seal script (篆書, zhuànshū); merupakan gaya kaligrafi Mandarin tertua yang digunakan untuk inskripsi resmi dan koin, ditandai oleh bentuk karakter yang simetris, melingkar, dan sangat terstruktur. Gaya ini telah digunakan sejak Dinasti Shang dan Qin, serta tetap digunakan dalam konteks formal hingga Dinasti Song. Meskipun pada kekuasaan Dinasti Song Utara lebih banyak mencetak koin bergaya tulisan klerikal dan reguler, penggunaan gaya materai pada koin Yuanfu Tongbao menjadi pilihan untuk menekankan legitimasi, kontinuitas tradisi, dan simbolisme kekuasaan—dipilih secara sengaja untuk fungsi ideologis dan estetika.

Koin Tiongkok telah beredar di Banten sejak komunitas Tionghoa turut berdagang di pelabuhan Banten. Orang-orang Banten zaman dahulu menyebut koin Tiongkok dengan sebutan picis. Di samping itu, lubang di tengah memungkinkan koin dirangkai menjadi untaian, dan dihitung nilainya berdasarkan ikatan tali dengan jumlah tertentu; 1 atak sama dengan 200 picis, 1 bungkus nilainya sama dengan 10.000 picis, dan 1 keti sama dengan 100.000 picis.

Koleksi ini merupakan hibah dari Museum Situs Kepurbakalaan Banten Lama pada 2024. Berdasarkan keterangan penghibah, objek ini ditemukan saat ekskavasi dari berbagai lapisan tanah di sekitar kompleks keraton, masjid, dan kanal di Situs Banten lama, maupun temuan oleh masyarakat sekitar. Dari temuan ini, menjadi bukti bahwa wilayah Banten menjadi salah satu tempat kosmopolis dan pusat perdagangan global yang menjalin relasi dengan Tiongkok.

Tiongkok

Situs Banten Lama

Akhir abad ke-11 M
(Dinasti Song Utara, Kaisar Zhezong)

1098 M – 1100 M

Kekaisaran Tiongkok

Hibah

D: 25 Tb: 1 B: 4 gr

Besi campuran perunggu

Bukan cagar budaya

Numismatika

Asli

Korosi, patina, kotor tanah

Storage

Publikasi terkait Koleksi:
Tags:
Jam Kunjungan

08.00-16.00 WIB, Sabtu-Minggu sampai 15.00 WIB. Senin dan Libur Nasional Tutup

Museum Location

Jl. Alun-alun Timur No. 8, Rangkasbitung, Lebak, Banten.