Deskripsi
Topi khas Eropa berbahan kain keras dengan struktur rotan, untuk menunjukkan hierarki masyarakat kolonial, khususnya di Banten.
Detail Koleksi
- No. Inventaris
- Tanggal Inventaris
- No. Registrasi
- Tanggal Registrasi
- Sejarah Benda
- Tempat Pembuatan
- Tempat Diperoleh
K.04.08.R.03/INV.2018
21 Desember 2018
MM.ETN.2018.001.08
12 April 2018
Topi sinder biasa dipakai oleh pengawas perkebunan pada masa kolonial sejak abad ke-19. Kata “sinder” merupakan transliterasi dari “opziener” dalam bahasa Belanda yang berarti mandor atau pengawas. Dalam praktiknya, opziener sering menjadi perpanjangan tangan kekuasaan kolonial di tingkat desa.
Topi sinder menjadi simbol otoritas kolonial dalam sistem eksploitasi; penanda visual status sosial, membedakan sinder dari rakyat biasa; serta alat legitimasi kekuasaan, mengukuhkan peran sebagai pelaksana kebijakan kolonial. Selain itu, objek ini mengundang refleksi tentang bagaimana pakaian dan atribut bisa menjadi alat kontrol sosial.
Tangerang
Tangerang
- Tahun Masa/Periode
- Tahun Dibuat
- Pembuat
- Cara Diperoleh
- Taksiran Harga
- Ukuran (cm)
Abad ke-19
2017
Windu
Pengadaan
–
T: 13 D: 34,7
- Bahan
- Status Cagar Budaya
- Klasifikasi
- Keaslian
- Kondisi Benda
- Lokasi Benda
Kain, rotan
Bukan cagar budaya
Etnografika
Replika
Utuh, pocel
Ruang Pamer Tetap 3