Koin 1 Sen Rupiah 1952

Deskripsi

Koin pecahan 1 sen Rupiah tahun emisi 1952, dikeluarkan oleh Republik Indonesia sebagai bagian dari seri mata uang kecil pasca-kemerdekaan. Koin ini berbahan aluminium dengan pinggiran halus (tanpa gerigi) dan terdapat lubang berbentuk bulat di bagian tengah. Sisi depan terdapat informasi beraksara Arab bertuliskan “Indonesia 1 sen”; sedangkan sisi belakang terdapat nominal nilai uang (1 sen), tulisan Indonesia dan tahun emisi dalam bentuk setengah melingkar, serta ornamen gambar batang padi di sekitar lubang tengah. Selain itu pada sisi belakang juga, terdapat dua tanda (mark) pencetak, yaitu logo Koninklijke Nederlandse Munt berbentuk tongkat bersayap sebagai lembaga yang mencetak uang di kanan, dan logo J.W.A. van Hengel berbentuk ikan di sebelah kiri, yang saat itu diketahui sebagai kepala KNM.

Detail Koleksi

K.05.219.R.S/INV.2025

29 Oktober 2025

MM.NMS.2024.219

4 Desember 2024

Koin ini diterbitkan dalam masa transisi ekonomi Indonesia pasca-kemerdekaan, ketika pemerintah mulai menata sistem moneter nasional. Nilai 1 sen saat itu digunakan untuk transaksi kecil di pasar, seperti membeli makanan atau kebutuhan harian.

Koin pecahan 1 sen untuk tahun emisi 1952 dicetak sebanyak 100.000 keping oleh Koninklijke Nederlandse Munt (Royal Dutch Mint) di Utrecht, Belanda. Lembaga ini sudah mencetak uang sejak abad ke-19 untuk diedarkan di wilayah Hindia-Belanda. Karena belum adanya fasilitas pencetakan uang (khususnya koin) di Indonesia setelah kemerdekaan, Pemerintah Republik masih memanfaatkan lembaga tersebut dalam pencetakan uang.

Tahun 1952 merupakan masa konsolidasi ekonomi Indonesia setelah pengakuan kedaulatan dari Belanda pada 1949. Pemerintah Indonesia mulai menerbitkan uang logam dan kertas. Meskipun masih mengandalkan lembaga Belanda dalam pencetakan uang, tetapi secara desain bisa dibilang nasionalis, seperti tulisan “Indonesia” dan beberapa ornamen yang mencirikan keindonesiaan. Mengenai hal ini, orang yang mendesain koin pecahan 1 sen adalah A. de Bruin (depan) dan Ludwig Oswald Wenckebach (belakang). Ludwig merupakan berkebangsaan Belanda, seorang pematung, pelukis, serta pendesain medali dan koin baik yang dikeluarkan oleh Kerajaan Belanda maupun Republik Indonesia. Berdasarkan web Numista, ia setidaknya mendesain 34 koin.

Koleksi ini merupakan hibah dari Museum Situs Kepurbakalaan Banten Lama pada 2024. Berdasarkan keterangan penghibah, koin ini ditemukan oleh masyarakat di sekitar Banten Lama pada tahun 2014. Kemungkinan besar koin ini dimanfaatkan oleh peziarah yang berkunjung ke daerah tersebut.

Utrecht, Belanda

Situs Banten Lama

Abad ke-20 M

1952

Koninklijke Nederlandse Munt (pencetak); Republik Indonesia

Hibah

IDR 14.000 – 25.000

D: 18 Tb: 1 B: 0,9 gr

Aluminium

Bukan cagar budaya

Numismatika

Asli

Kotor, pocel, korosi

Storage

Tags:
Jam Kunjungan

08.00-16.00 WIB, Sabtu-Minggu sampai 15.00 WIB. Senin dan Libur Nasional Tutup

Museum Location

Jl. Alun-alun Timur No. 8, Rangkasbitung, Lebak, Banten.