Deskripsi
Replika dari buku Indonesie Vrij, ditulis oleh Mohammad Hatta sebagai pembelaannya (pleidoi) di pengadilan Den Haag, Belanda pada 9 Maret 1928. Replikasi koleksi ini hanya bagian sampul saja, tidak ada cetakan/tulisan di dalamnya (kertas kosong).
Sampul berwarna abu-abu, di dalamnya memuat logo Perhimpunan Indonesia pada bagian tengah (kepala banteng), judul buku, penulis, dan penerbit.
Detail Koleksi
- No. Inventaris
- Tanggal Inventaris
- No. Registrasi
- Tanggal Registrasi
- Sejarah Benda
- Tempat Pembuatan
- Tempat Diperoleh
K.07.29.R.05/INV.2018
21 Desember 2018
MM.FLG.2018.001.29
23 Agustus 2018
Naskah Indonesie Vrij (Indonesia Merdeka) adalah pidato pembelaan yang disampaikan Mohammad Hatta di Pengadilan Den Haag (The Hague), Belanda, pada 9 Maret 1928. Pleidoi ini bukan sekedar dokumen hukum, tetapi merupakan manifesto politik intelektual yang menegaskan bangsa Indonesia untuk merdeka dari penjajahan Belanda. Pleidoi ini dibacakan Hatta dua tahun sebelum Sukarno membacakan pleidoi Indonesia Menggugat di pengadilan Bandung.
Sebelumnya, Hatta ditanggap pada 23 September 1927 bersama beberapa aktivis Perhimpunan Indonesia karena dianggap melakukan kegiatan subversif terkait ide kemerdekaan Indonesia. Ia dituduh melakukan penghasutan, makar, dan menjadi bagian dari organisasi terlarang. Hakim memutus bebas Hatta karena dia bukan kriminal dan Belanda menjamin kebebasan berpendapat. Bung Hatta baru benar-benar ditangkap dan dipenjarakan saat kembali pulang ke Indonesia di mana pemerintah kolonial memberlakukan hukum koloni yang membungkam gerakan politik kemerdekaan.
Isi pokok pleidoi Hatta meliputi pembelaan terhadap Perhimpunan Indonesia, hak bangsa untuk merdeka, kritik terhadap kolonialisme, dan pembelaan pribadi.
Tangerang
Tangerang
- Tahun Masa/Periode
- Tahun Dibuat
- Pembuat
- Cara Diperoleh
- Taksiran Harga
- Ukuran (cm)
Abad ke-20
2018
Windu
Pengadaan
–
P: 15,1 L: 22,4 Tb: 0,8
- Bahan
- Status Cagar Budaya
- Klasifikasi
- Keaslian
- Kondisi Benda
- Lokasi Benda
Kertas
Bukan cagar budaya
Filologika
Replika
Utuh, baik
Ruang Pamer Tetap 5