Max Havelaar 1972 (Indonesia)

Deskripsi

Max Havelaar edisi pertama Bahasa Indonesia, diterjemahkan oleh H. B. Jassin dan diterbitkan oleh penerbit Djambatan pada 1972. Koleksi ini merupakan repro yang dicetak pada kertas bookpaper dengan sampul  berjenis softcover finishing glossy. Sampul berwarna dasar krem dengan siluet pemandangan serta manusia menunggang kerbau. Cetakan pertama ini masih memakai ejaan lama.

Koleksi ini termasuk objek sentuh yang bisa dibaca pengunjung di ruang pameran temporer.

Detail Koleksi

K.07.77.R.07/INV.2018

21 Desember 2018

MM.FLG.2018.001.77

12 Desember 2018

Penerjemahan Max Havelaar ke dalam bahasa Indonesia dilakukan oleh H. B. Jassin dari bahasa Belanda dengan bantuan Prof. Andries Teeuw dan Drs. Gerard Termorshuizen. Diterbitkan oleh Djambatan, Max Havelaar edisi pertama Indonesia ini terbit pada 1972, bertepatan dengan Tahun Buku Internasional, dan dicetak sebanyak 5.000 eksemplar dengan ukuran 15×21 cm. Buku setebal 376 halaman itu dijual dengan harga Rp. 475. Harga tersebut relatif murah pada saat itu, karena mendapat subsidi dari Pemerintah Kerajaan Belanda. Di samping itu, pada 1972 dicetak pula edisi khusus yang menggunakan tinta emas di atas kulit kerbau (hewan ikonis yang muncul dalam novel) pada bagian sampulnya. Desain sampul untuk edisi pertama ini dirancang oleh Drs. Suryadi alias Pak Raden.

Penerjemahan Max Havelaar secara utuh memang baru terjadi pada 1972. Akan tetapi sudah ada terjemahan lain sejak awal abad ke-20, meskipun hanya beberapa bagian saja. Misalnya pada 1924, Kwee Kek Beng menerjemahkan fragmen Saidjah-Adinda (Bab 17 dari Max Havelaar) dan menerbitkannya di surat kabar mingguan Sin Po dalam delapan cerita bersambung (dari 27 Desember 1924). Selain itu, R. T. Aria Sunarya juga menerjemahkan Saidjah-Adinda ke dalam bahasa Sunda pada 1932, di bawah penerbit Balé Pustaka.

Koleksi ini merupakan hibah dari Bank Indonesia Perwakilan Banten.

Tangerang

Rangkasbitung

Abad ke-20 M
(1972)

2018

Windu

Hibah

P: 14,2 L: 21,3 Tb: 2,4

Kertas bookpaper

Bukan cagar budaya

Filologika

Repro/replika

Utuh, sampul lepas

Ruang Pameran Temporer

Akses Online:
Publikasi terkait Koleksi:
Tags:
Jam Kunjungan

08.00-16.00 WIB, Sabtu-Minggu sampai 15.00 WIB. Senin dan Libur Nasional Tutup

Museum Location

Jl. Alun-alun Timur No. 8, Rangkasbitung, Lebak, Banten.