Prasasti Cidanghiyang

Deskripsi

Replika 1:3 dari prasasti Cidanghiyang, berasal dari Era kerajaan Tarumanegara pada abad ke-4 hingga ke-5 Masehi. Ditemukan di desa Lebak, Munjul, Kabupaten Pandeglang. Kalimat di dalam prasasti ini berbunyi: “Inilah tanda keperwiraan, keagungan, dan keberanian yang sesungguhnya dari raja dunia, yang mulia Purnawarman yang menjadi panji sekalian raja-raja”.

Replika ini dibuat dari campuran gabus dan bubur kertas yang dikeraskan.

Detail Koleksi

K.11.34.R.06/INV.2018

21 Desember 2018

MM.ARK.2018.001.34

4 Oktober 2018

Prasasti ini merupakan peninggalan dari Kerajaan Tarumanegara, salah satu kerajaan Hindu Tertua di Indonesia. Ditemukan di desa Lebak, Munjul, Kabupaten Pandeglang, prasasti yang asli terbuat dari material batu andesit alami berukuran sekitar 3,2 x 3,25 meter, dengan permukaan yang dipahat halus. Aksara yang digunakan dalam prasasti ini adalah Pallawa, dengan bahasa Sanskerta yang disusun dalam bentuk seloka dengan metrum anustubh. Isi teks asli yang diketahui: vikranto yam vanipateh / prabhuh satya parakramah /narendra dhvajabhutena / srimatah purnnawvarmanah.

Prasasti Cidanghiyang merupakan salah satu dari tujuh prasasti peninggalan Tarumanegara yang telah ditemukan, dan menegaskan bahwa wilayah Banten pernah berada dalam kekuasaan Raja Purnawarman—penguasa Tarumanegara yang dikenal sebagai pemeluk Hindu Wisnu. Gaya bahasa dan teknik pahat menunjukkan kesamaan dengan Prasasti Tugu, menandakan periode yang sama (sekitar abad ke-5 M)

Dilaporkan pertama kali oleh Toebagus Roesjan pada 1947, diteliti secara resmi pada 1954. Saat ini dilindungi oleh cungkup terbuka tanpa dinding, namun tetap rentan terhadap banjir sungai yang dapat merendam dan mengikis batu. Keberadaan prasasti ini menjadi bukti penting jejak agama Hindu-Buddha di Banten.

Rangkasbitung

Rangkasbitung

Abad ke-5 M

2018

Windu

Pengadaan

P: 100 L: 108

Gabus, bubur kertas

Bukan cagar budaya

Arkeologika

Replika

Utuh, baik

Ruang Pamer Tetap 6

Tags:
Jam Kunjungan

08.00-16.00 WIB, Sabtu-Minggu sampai 15.00 WIB. Senin dan Libur Nasional Tutup

Museum Location

Jl. Alun-alun Timur No. 8, Rangkasbitung, Lebak, Banten.