

Deskripsi
Koin ini merupakan tinggalan dari Kekaisaran Tiongkok, tepatnya dibuat pada masa Dinasti Tang (618 M – 907 M), dan biasa disebut picis atau kepeng. Berbentuk bulat pipih, terdapat lubang (hao) berbentuk persegi pada bagian tengah, dan terbuat dari tembaga.
Dalam dunia numismatik, koin ini bertipe Kaiyuan Tongbao berdasarkan inskripsi 4 legenda di bagian depannya (開元通寶, dibaca dari atas ke bawah, kanan lalu ke kiri), yang memiliki makna “circulating treasure from the inauguration of a new epoch” atau “harta yang beredar dari awal pembukaan zaman baru”. Di samping itu, bagian belakang (pien) dari koin ini tidak memuat informasi apa pun.
Detail Koleksi
- No. Inventaris
- Tanggal Inventaris
- No. Registrasi
- Tanggal Registrasi
- Sejarah Benda
- Tempat Pembuatan
- Tempat Diperoleh
K.05.248.R.S/INV.2025
3 November 2025
MM.NMS.2025.248
3 November 2025
Koin kuno Kaiyuan Tongbao diedarkan pada masa Dinasti Tang (618 M – 907 M), diproduksi sekitar tahun 621 M di bawah Kaisar Gaozu dan terus dicetak hingga dinasti tersebut runtuh sekitar tahun 907. Kaiyuan Tongbao adalah koin tunai pertama yang menggunakan inskripsi tōng bǎo (通寶). Dikeluarkannya koin ini juga menjadi perubahan besar dalam peredaran uang di Tiongkok. Sebelumnya koin dinilai berdasarkan bobotnya, tapi setelah diedarkannya koin ini, nilai diatur berdasarkan peraturan pemerintah. Hal tersebut juga menandai awal sistem mata uang standar yang digunakan selama lebih dari seribu tahun di Tiongkok dan menjadi model bagi banyak dinasti berikutnya.
Untuk pertama kalinya, penulis karakter legenda pada koin ini dicatat dalam sejarah, bernama Ouyang Xun (557-641); seorang kaligrafer, politisi, dan penulis Tiongkok pada awal Dinasti Tang. Gaya kaligrafinya (bentuk persegi atau li shu) dalam koin ini mempengaruhi model bagi sistem mata uang di area Asia Timur, baik di Jepang, Korea, sebagian Asia Tengah, hingga Vietnam.
Berdasarkan keterangan web Numista (1 Cash – Anonymous (Kaiyuan Tongbao) – Empire of China – Numista), koleksi koin Kaiyuan Tongbao yang dimiliki Museum Multatuli Lebak merupakan jenis paling awal yang dicetak sekitar tahun 621-718, karena pada bagian legenda Kai (開) tidak menyentuh bagian atas lubang. Sedangkan tipe produksi pertengahan (718-732) dan masa akhir dinasti (732-907), inskripsi Kai menyentuh bagian atas lubang.
Koin Tiongkok telah beredar di Banten sejak komunitas Tionghoa turut berdagang di pelabuhan Banten. Orang-orang Banten zaman dahulu menyebut koin Tiongkok dengan sebutan picis. Di samping itu, lubang di tengah memungkinkan koin dirangkai menjadi untaian, dan dihitung nilainya berdasarkan ikatan tali dengan jumlah tertentu; 1 atak sama dengan 200 picis, 1 bungkus nilainya sama dengan 10.000 picis, dan 1 keti sama dengan 100.000 picis.
Koleksi ini merupakan hibah dari Museum Situs Kepurbakalaan Banten Lama pada 2024. Berdasarkan keterangan penghibah, objek ini ditemukan saat ekskavasi dari berbagai lapisan tanah di sekitar kompleks keraton, masjid, dan kanal di Situs Banten lama, maupun temuan oleh masyarakat sekitar. Dari temuan ini, menjadi bukti bahwa wilayah Banten menjadi salah satu tempat kosmopolis dan pusat perdagangan global yang menjalin relasi dengan Tiongkok.
Tiongkok
Situs Banten Lama
- Tahun Masa/Periode
- Tahun Dibuat
- Pembuat
- Cara Diperoleh
- Taksiran Harga
- Ukuran (mm)
Abad ke-7 M
(Dinasti Tang)
621 M – 718 M
Kekaisaran Tiongkok (pencetak); Ouyang Xun (pendesain)
Hibah
IDR 33.000 – 130.000
D: 24 Tb: 1 B: 4 gr
- Bahan
- Status Cagar Budaya
- Klasifikasi
- Keaslian
- Kondisi Benda
- Lokasi Benda
Tembaga
Bukan cagar budaya
Numismatika
Asli
Korosi, kotor tanah
Storage