Buku Volledig Werk Multatuli Jilid 12

Deskripsi

Buku kumpulan kerja/karya-karya Multatuli jilid 12 Diterbitkan oleh G. A. van Oorschot di Amsterdam tahun 1979. Berjumlah 811 halaman; sampul buku hard cover dengan lapisan tambahan sampul berwarna cokelat tua.

Dalam jilid 12 ini berisi:

  1. Brieven en Dokumenten uit de jaren 1867-1868.
Detail Koleksi

K.07.22l.R.04/INV.2018

21 Desember 2018

MM.FLG.2018.001.22l

12 Juni 2018

Volledig Werk Multatuli menghimpun seluruh karya Multatuli, tokoh penting dalam sejarah sastra modern Belanda. Jilid 12 berisi surat-surat dan dokumen dari periode 1867-1868; masa ketika Multatuli semakin aktif dalam polemik publik dan memperluas pengaruh intelektualnya melalui korespondensi dan tulisan reflektif. Surat-suratnya meliputi korespondensi dengan tokoh-tokoh penting seperti Huet, Van den Rijn, De Geyter, dan Tine (istrinya). Surat-surat itu mencerminkan pandangan Multatuli tentang sastra, kritik sosial, dan penerbitan; respons terhadap polemik di media Belnda; dan ketegangan pribadi dan profesional yang mempengaruhi proses kreatifnya. Selain itu, dokumen editorial dalam jilid ini melingkupi artikel dan surat kabar seperti Nieuwsblad voor den Boekhandel dan Handelsblad; surat terbuka dan tanggapan terhadap kritik sastra; serta bukti konflik dengan penerbit dan institusi sastra.

Disunting oleh Garmt Stuiveling, yang berusaha mengumpulkan “versi ideal” dari teks Multatuli, meskipun pendekatannya menuai kritik karena dianggap terlalu bebas dalam menggabungkan berbagai versi naskah. Buku ini sebelumnya dimiliki oleh Multatuli Huis (Museum Multatuli di Belanda). Pada 2016 menghibahkan koleksi ini kepada Museum Multatuli di Lebak.

Amsterdam, Belanda

Amsterdam

Abad ke-20

1979

G. A. van Oorschot (penerbit); Garmt Stuiveling (ed.)

Hibah

P: 12 L: 18,9 Tb: 2,7

Kertas

Bukan cagar budaya

Filologika

Asli

Utuh, baik

Ruang Pamer Tetap 4

Akses Online:
Tags:
Jam Kunjungan

08.00-16.00 WIB, Sabtu-Minggu sampai 15.00 WIB. Senin dan Libur Nasional Tutup

Museum Location

Jl. Alun-alun Timur No. 8, Rangkasbitung, Lebak, Banten.